pengenalan odbc dan jdbc

pengenalan odbc dan jdbc

Open Database Connectivity (ODBC)
Open Database Connectivity (disingkat menjadi ODBC) adalah sebuah standar terbuka untuk konektivitas antar mesin basis data. Standar ini menyediakan API yang dapat digunakan untuk menjalankan dan mengoneksikan sebuah aplikasi dengan sebuah sistem manajemen basis data (SMBD).

ODBC memiliki beberapa komponen utama, yakni sebagai berikut:

1. ODBC API: sekumpulan panggilan fungsi, kode-kode kesalahan dan sintaksis SQL yang mendefinisikan bagaimana data dalam sebuah DBMS diakses.
2. Driver basis data ODBC: driver (yang berupa dynamic link library) yang mampu memproses panggilan fungsi ODBC untuk sebuah DBMS tertentu.
3. ODBC Driver Manager: yang bertugas untuk memuat driver basis data ODBC yang dibutuhkan oleh aplikasi.

cara menggunakan odbc pada windows 10

1. klik search cari control panel pilih control panel
1

2. klik admnistrative tools

2

3. pilih ODBC 32 bit atau 64 bit

3

4. berikut adalah tampilan odbc 64 bit di windows 10

4

 

Java database connectivity(JDBC)
JDBC adalah Application Programming Interface (API) yang dirancang untuk mengakses Database berdasarkan SQL (Structured Query Language).

Berikut merupakan empat komponen penting dari JDBC :
1. JDBC-API
JDBC-API menyediakan fasilitas untuk mengakses database relasional dari program berbahasa Java. Melalui komponen ini user dapat melakukan proses query dan perubahan data dalam database. JDBC-API memiliki package utama yang tersedia pada java.sql dan javax.sql.

2. JDBC Driver Manager
Merupakan komponen kelas utama yang mendefinisikan object yang mengkoneksikan aplikasi Java ke JDBC driver. Komponen ini berfungsi untuk mengatur beberapa tipe JDBC database driver yang berbeda. JDBC Driver Manager memilih driver mana yang sesuai untuk koneksi ke suatu database.

3. JDBC Test Suite
Komponen ketiga ini memastikan JDBC driver dapat menjalankan program user dan sangat berguna dalam melakukan testing sebuah aplikasi yang menggunakan teknologi JDBC.

4. JDBC-ODBC Bridge
Adalah database driver yang menggunakan ODBC driver untuk koneksi ke database serta memiliki fungsi utama untuk translasi dari JDBC method calls ke ODBC function calls dan mengimplementasikan JDBC untuk semua driver yang didukung oleh ODBC. Komponen ini dapat diimplementasikan dalam package sun.jdbc.odbc.
JDBC juga memiliki 10 arsitektur, yaitu :
1.Database connections
2.SQL Statements
3.Result set
4.Database metadata
5.Prepared Statement
6.Binary Large Objects (BLOBs)
7.Character Large Objects (CLOBs)
8.Callable statements
9.Database Driver
10.Driver Manager

Kegunaan jdbc
1. membantu programmer untuk koneksi dengan data source
2. membantu mengirimkan query dan update statements ke database
3. menerima serta memroses hasil yang didapatkan dari database sesuai dengan query yang diberikan.
4. dapat digunakan untuk membangun koneksi ke data source, mengirim statement ke data source, memproses hasil statement tersebut.

Tipe Tipe Driver

5

 

cara menambahkan  mysql conector di netbeans

  1. buka netbeans,pada libraries klik kanan pilih add JAR/folder
    6

2. pilih mysql-connector

7

source:
https://id.wikipedia.org/wiki/Open_Database_Connectivity
http://inext-innovations.blogspot.co.id/2013/06/jdbc-database-connectivity-adalah.html

http request dan http response

Hypertext Transfer Protocol (HTTP) adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia.

HTTP adalah sebuah protokol meminta/menjawab antara klien dan server. Sebuah klien HTTP (seperti web browser atau robot dan lain sebagainya), biasanya memulai permintaan dengan membuat hubungan ke port tertentu di sebuah server Webhosting tertentu (biasanya port 80). Klien yang mengirimkan  permintaan HTTP juga dikenal dengan user agent. Server yang meresponsnya, yang menyimpan sumber daya seperti berkas HTML dan gambar, dikenal juga sebagai origin server. Di antara user agent dan juga origin server, bisa saja ada penghubung, seperti halnya proxy, gateway, dan juga tunnel.

HTTP terbagi menjadi 2 yaitu:
1. HTTP Request
2. HTTP Response

HTTP request
Terdapat 2 metode http request
GET
Meminta representasi sumber tertentu. Permintaan menggunakan GET (dan beberapa metode HTTP lain) “tidak boleh memiliki kepentingan melakukan tindakan selain pengaksesan”. W3C telah menerbitkan prinsip panduan mengenai perbedaan ini dengan menyatakan, “desain aplikasi web harus mematuhi prinsip di atas, serta batasan sejenis.

POST
Mengirimkan data untuk diproses (misalnya dari bentuk HTML) ke sumber teridentifikasi. Data dimasukkan dalam badan permintaan. Ini dapat menghasilkan pembentukan sumber baru atau pemutakhiran sumber yang sudah ada atau keduanya.

Contoh HTTP request:

GET /kategori/desain/blah-blah-blah/ HTTP/1.1
Host: www.namasitus.com
User-Agent: Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 6.1; en-US; rv:1.9.1.5) Gecko/20091102 Firefox/3.5.5 (.NET CLR 3.5.30729)
Accept: text/html,application/xhtml+xml,application/xml;q=0.9,*/*;q=0.8
Accept-Language: en-us,en;q=0.5
Accept-Encoding: gzip,deflate
Accept-Charset: ISO-8859-1,utf-8;q=0.7,*;q=0.7
Keep-Alive: 300
Connection: keep-alive
Cookie: PHPSESSID=vj2r4q43ibr2t5u5djq1q73vt0
Pragma: no-cache
Cache-Control: no-cache

HTTP response
HTTP response itu semua metode yang dbutuhkan untuk menghasilkan semua response yang akan dikirim kembali ke client.

Contoh HTTP response

HTTP/1.1 200 ok
content-type:text/html
<!DOCTYPE->
<html>




</html>

keterangan :
HTTP : bahasa standar request dan respon
200 ok : status kode (sukses)
<!DOCTYPE> ……</HTML> : tag html yang akan tampil di browser

Kode Status HTTP

1xx Informasi
Permintaan didapat, melanjutkan proses. Pada kelas ini, hanya digunakan untuk status saja.

100 Melanjutkan
101 Memilih Protokol
102 Memproses

2xx Sukses
Pada kelas ini, server memberikan status suksesnya diterima, dipahami, disetujui, dan diproses.

200 OK
201 Request Berhasil dibuat
202 Request berhasil diterima
203 Non-Authoritative Information (since HTTP/1.1)
204 Tanpa Konten
205 Reset Content
206 Partial Content
207 Multi-Status (WebDAV; RFC 4918)
208 Already Reported (WebDAV; RFC 5842)
226 IM Used (RFC 3229)

3xx Pengalihan
300 Multiple Choices
301 Dipindah Permanen
302 Ditemukan
303 Lihat Lainnya
304 Not Modified
305 Use Proxy (since HTTP/1.1)
306 Switch Proxy
307 Temporary Redirect (since HTTP/1.1)
308 Permanent Redirect (Experimental RFC; RFC 7238)

5xx Kesalahan Server
500 Internal Server Error
501 Not Implemented
502 Bad Gateway
503 Service Unavailable
504 Gateway Timeout
505 HTTP Version Not Supported
506 Variant Also Negotiates (RFC 2295)
507 Insufficient Storage (WebDAV; RFC 4918)
508 Loop Detected (WebDAV; RFC 5842)
509 Bandwidth Limit Exceeded (Apache bw/limited extension)
510 Not Extended (RFC 2774)
511 Network Authentication Required (RFC 6585)
520 Origin Error (CloudFlare)
521 Web server is down (CloudFlare)
522 Connection timed out (CloudFlare)
523 Proxy Declined Request (CloudFlare)
524 A timeout occurred (CloudFlare)
598 Network read timeout error (Unknown)
599 Network connect timeout error (Unknown)

SOURCE:
https://id.wikipedia.org/wiki/Protokol_Transfer_Hiperteks
https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_kode_status_HTTP
http://rizkyfitriarf.blogspot.co.id/2015/05/http-request-dan-http-respon.html

istilah pada web

Pengertian Web Browser

Penjelajah web atau Peramban web (Inggris: web browser) adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk menerima dan menyajikan sumber informasi di Internet. Sebuah sumber informasi diidentifikasi dengan pengidentifikasi sumber seragam yang dapat berupa halaman web, gambar, video, atau jenis konten lainnya.

Meskipun penjelajah web terutama ditujukan untuk mengakses Internet, sebuah penjelajah juga dapat digunakan untuk mengakses informasi yang disediakan oleh server web dalam jaringan pribadi atau berkas pada sistem berkas. Beberapa penjelajah web yang populer adalah Google Chrome, Firefox, Internet Explorer, Opera, dan Safari.

Pengertian Web Server

Server web atau yang dalam bahasa inggris disebut web server adalah merupakan perangkat lunak (software) dalam server yang berfungsi untuk menerima permintaan (request) berupa halaman web melalui protokol HTTP dan atau HTTPS dari client yang lebih dikenal dengan nama browser, kemudian mengirimkan kembali (respon) hasil permintaan tersebut ke dalam bentuk halaman-halaman web yang pada umumnya berbentuk dokumen HTML.

Fungsi web server

Fungsi utama dari web server adalah untuk mentransfer atau memindahkan berkas yang diminta oleh pengguna melalui protokol komunikasi tertentu. Oleh karena dalam satu halaman web biasanya terdiri dari berbagai macam jenis berkas seperti gambar, video, teks, audio, file dan lain sebagainya, maka pemanfaatan web server berfungsi juga untuk mentransfer keseluruhan aspek pemberkasan dalam halaman tersebut, termasuk teks, gambar, video, audio, file dan sebagainya.

Contoh Web Server

Beberapa contoh web server yang paling banyak digunakan diantaranya adalah :

Apache,Apache Tomcat,Microsoft Internet Information Services (IIS),Nginx,Lighttpd,Litespeed dan Zeus Web Server

Fitur-fitur standar web server :

HTTP,Logging,Virtual Hosting,Pengaturan Bandwidth,Otektifikasi,Kompresi Konten,HTTPS

HTTP (Hypertext Transfer Protocol) adalah protokol yang digunakan oleh web server dan web browser untuk dapat berkomunikasi antara satu sama lain. Sedangkan HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure) adalah merupakan versi aman (secure) dari HTTP. Biasanya protokol HTTP menggunakan port 80 dan protokol HTTPS menggunakan port 443. Untuk mengenal dan membedakan keduanya, anda bisa lihat pada saat anda mengakses suatu halaman website apakah berwalan http:// atau https://.

Uniform Resource Locator (URL), adalah rangkaian karakter menurut suatu format standar tertentu, yang digunakan untuk menunjukkan alamat suatu sumber seperti dokumen dan gambar di Internet.

URL merupakan suatu inovasi dasar bagi perkembangan sejarah Internet. URL pertama kali diciptakan oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1991 agar para penulis dokumen dapat merujuk pranala ke World Wide Web.Sejak 1994, konsep URL telah dikembangkan menjadi istilah Uniform Resource Identifier (URI) yang lebih umum sifatnya. Walaupun demikian, istilah URL masih tetap digunakan secara luas.

Cara Kerja Web Server

Lalu bagaimana prinsip atau cara kerja web server itu sendiri? Cukup sederhana untuk dipahami, karena pada dasarnya tugas web server hanya ada 2 (dua), yaitu:

  1. Menerima permintaan (request) dari client, dan
  2. Mengirimkan apa yang diminta oleh client (response).

Secara sederhana dapat digambarkan sebagai berikut:

web-server

 

Penjelasan gambar:

  1. Client disini dapat berupa komputer desktop dengan minimal memiliki browser dan terhubung ke web server melalui jaringan (intranet atau internet).
  2. Komputer yang berfungsi sebagai server, dimana didalamnya terdapat perangkat lunak web server. Agar komputer ini dapat diakses oleh client maka komputer harus terhubung ke jaringan (intranet atau internet). Dalam jaringan internet, komputer ini bisa saja bernama www.google.com, www.pcr.ac.id, atau memiliki kode komputer (disebut IP Address) seperti 1o.10.20.100 dan 172.17.39.25.
  3. Pertama-tama, client (user) akan meminta suatu halaman ke (web) server untuk ditampilkan di komputer client. Misalnya client mengetikkan suatu alamat (biasa disebut URL) di browser http://www.google.com. Client menekan tombol Enter atau klik tombol Go pada browser. Lalu apa yang terjadi? Melalui media jaringan (bisa internet, bisa intranet) dan melalui protokol http, akan dicarilah komputer bernama www.google.com. Jika ditemukan, maka seolah-olah terjadi permintaan, “hai google, ada client yang minta halaman utama nich, ada dimana halamannya?”. Inilah yang disebut request.
  4. Sekarang dari sisi server (web server). Mendapat permintaan halaman utama google dari client, si server akan mencari-cari di komputernya halaman sesuai permintaan. Namanya juga mencari, kadang ketemu, kadang juga tidak ketemu. Jika ditemukan, maka halaman yang diminta akan dikirimkan ke client (si peminta), namun jika tidak ditemukan, maka server akan memberi pesan “404. Page Not Found”, yang artinya halaman tidak ditemukan.

source:
source1
source2
source3
source4

Dasar HTML

Hyper Text Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markah yang digunakan untuk membuat sebuah htmlhalaman web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah penjelajah web Internet dan pemformatan hiperteks sederhana yang ditulis dalam berkas format ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegerasi.

 

1. form pada html
tujuan membuat form adalah untuk menginputkan data
CODE:
<form >
Nama:<br>
<input type=text name=”nama”>
<br>
Kelas:<br>
<input type=password name=”nim”>
</form>

Hasil:

form

2. text control pada html
CODE:
<form >
Username:<br>
<input type=text name=”mail”>
<br>
Password:<br>
<input type=password name=”passwd”>
</form>

Hasil:

text control

3. push button pada html
CODE:
<form >
<input type=submit name=”masukan” value=”kirim”>
</form>

Hasil:
push button

4. radio button pada html
CODE:
<form>

<input type=radio name=”gender” value=”male”>male<br>
<input type=radio name=”gender” value=”female”> female<br>

</form>

Hasil:
radio

5. check box pada html
CODE:
<form>

<input type=checkbox name=”makanan” value=”futsal”>bakso<br>
<input type=checkbox name=”makanan” value=”renang”>mie ayam
<br>
<input type=checkbox name=”makanan” value=”baca”>soto

</form>

Hasil:
checkbox

6.combo box pada html
CODE:
<select name=”pilih”>

<option value=”Komputer”>komputer</option>
<option value=”Elektro”>Elektro</option>
<option value=”Akuntansi”>Akuntansi</option>

</select>

Hasil:
combo

7.file uploads pada html
CODE:
Upload
<br><input type=file name=”file”><br>

Hasil:
upload

8.image maps pada html
CODE:
<img src = “test.jpg” width = “400” height = “400”>

Hasil:
test

9.hidden field pada html
CODE:
<input type=”hidden” name=”tersembunyi” value=”Berhasil”>

pada saat penginputan ini akan masuk tetapi tidak terlihat.

10.grouping control pada html
CODE:
<form >
<fieldset>
<legend>Regitrasi</legend>
Nama
<input type=”text” name=”nama”><br>

E-Mail
<input type=”text” name=”mail”><br>

Password
<input type=password name=”pass”><br>
<input type=submit name=”kirim” value=kirim>
</fieldset>
</form>

Hasil:

group

11.pengirimiman data

Metode POST

– Menyembunyikan variabel pada URL
-Lebih aman
-Tidak ada batasan panjang string
-Lebih sering digunakan pada input data melalui form
-Penggunaan pada data-data penting seperti password

Metode GET

-Menampilkan variabel pada URL
-Kurang aman
-batasan panjang string sampai 2047 karakter
-Lebih sering digunakan untuk input data melalui link
-Penggunaan pada data-data yang kurang penting

sumber:

#https://id.wikipedia.org/wiki/HTML

#http://www.w3schools.com/

#http://www.nyekrip.com/membuat-form-html-dg-post-dan-get-di-php/

pengetahuan dasar java

Pengetahuan dasar java – Baiklah kali ini saya akan memposting tentang pengetahuan dasar java.

sejarah javajava
Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Bahasa ini awalnya dibuat oleh James Gosling saat masih bergabung di Sun Microsystems saat ini merupakan bagian dari Oracle dan dirilis tahun 1995.(wikipedia).

karakteristik java
a.Berorientasi objek (Object Oriented)
Java mengunakan pemrograman berorientasi objek yang membuat program dapat dibuat secara modular dan dapat dipergunakan kembali. Pemrograman 1-4 berorientasi objek memodelkan dunia nyata kedalam objek dan melakukan interaksi antar objek-objek tersebut.

b. Dapat didistribusi dengan mudah
Java dibuat untuk membuat aplikasi terdistribusi secara mudah dengan adanya libraries networking yang terintegrasi pada Java.

c. Interpreter
Program Java dijalankan menggunakan interpreter yaitu Java Virtual Machine (JVM). Hal ini menyebabkan source code Java yang telah dikompilasi menjadi Java bytecodes dapat dijalankan pada platform yang berbeda-beda.

d. Robust
Java mempuyai reliabilitas yang tinggi. Compiler pada Java mempunyai kemampuan mendeteksi error secara lebih teliti dibandingkan bahasa pemrograman lain. Java mempunyai runtime-Exception handling untuk membantu mengatasi error pada pemrograman.

f. Aman
Sebagai bahasa pemrograman untuk aplikasi internet dan terdistribusi, Java memiliki beberapa mekanisme keamanan untuk menjaga aplikasi tidak digunakan untuk merusak sistem komputer yang menjalankan aplikasi tersebut.

g. Architecture Neutral
Program Java merupakan platform independent. Program cukup mempunyai satu buah versi yang dapat dijalankan pada platform yang berbeda dengan Java Virtual Machine.

h. Portabel
Source code maupun program Java dapat dengan mudah dibawa ke platform yang berbeda-beda tanpa harus dikompilasi ulang.

i. Performance
Performance pada Java sering dikatakan kurang tinggi. Namun performance Java dapat ditingkatkan menggunakan kompilasi Java lain seperti buatan Inprise,Microsoft ataupun Symantec yang menggunakan Just In Time Compilers (JIT).

Istilah Umum JRE,JDK,JVM,IDE

JRE (Java Runtime Environment)
JRE adalah sesuatu yang memungkinkan sebuah program Java dapat berjalan di mesin Anda. JRE ini mengeksekusi binary-binary dari class-class dan mengirimnya ke JVM untuk diproses lagi ke prosesor. Setiap JRE pasti memiliki sebuah JVM di dalamnya untuk melakukan pemrosesan selanjutnya

JDK( Java Development Kit)
JDK adalah semacam kotak peralatan (kit) yang digunakan untuk development. JDK ini berguna saat Anda menulis code program. Seperti halnya JRE, JDK juga memiliki JVM di dalamnya.

JVM(Java Virtual Machine)
JVM adalah merupakan jantung dari Java Platform. JVM ini adalah pihak yang bertanggung jawab untuk mengeksekusi program Java menjadi bahasa mesin untuk diproses oleh prosesor. JVM mampu menerjemahkan code-code Java ke hampir semua platform. JVM ini-lah yang membuat Java “write once, run everywhere” alias multi-platform.

IDE(Integrated Development Environment)
IDE adalah program computer yang memiliki beberapa fasilitas yang diperlukan dalam pembangunan perangkat lunak.

Platform Java
J2EE
J2EE adalah singkatan dari Java 2 Enterprise Edition, dan sejak versi 5 berubah menjadi Java EE atau cukup Java Enterprise Edition. Java EE adalah sebuah spesifikasi, bukan berupa product berwujud nyata. Ada banyak vendor software atau komunitas opensource membuat software berupa application server yang mengikuti standard Java EE sehingga disebut Java EE compliant application server.

J2SE
J2SE atau Java2 Standard Edition adalah inti dari bahasa pemrograman Java. JDK (Java Development Kit) adalah salah satu tool dari J2SE untuk mengompilasi dan menjalankan program Java. Di dalamnya terdapat tool untuk mengompilasi dan menjalankan program Java dan JRE. Jdk merupakan tool open source dari Sun.

J2ME
Java2 Micro Edition atau yang biasa disebut J2ME, adalah lingkungan pengembangan yang didesain untuk meletakkan perangkat lunak Java pada barang elektronik beserta perangkat pendukungnya. Pada J2ME, jika perangkat lunak berfungsi baik pada sebuah perangkat maka belum tentu juga berfungsi baik pada perangkat yang lainnya. J2ME membawa Java ke dunia informasi, komunikasi, dan perangkat komputasi selain perangkat komputer desktop yang biasanya lebih kecil dibandingkan perangkat komputer desktop. J2ME biasa digunakan pada telepon selular, pager, Personal Digital Assistants (PDA’s) dan sejenisnya.
J2ME adalah bagian dari J2SE, karena itu tidak semua library pada J2SE dapat digunakan pada J2ME, tetapi J2ME memiliki library khusus yang tidak dimiliki J2SE.

Keunggulan Java
1. Berorientasi objek
Java adalah bahasa pemrograman yang berorientasi pada objek. Java membagi program menjadi objek-objek serta memodelkan sifat dan tingkah laku masing-masing dalam menyelesaikan suatu masalah.

2. Java bersifat multiplatform
Java dirancang untuk mendukung aplikasi yang dapat beroperasi di lingkungan jaringan berbeda.

3.Java bersifat multithread
Multithreading adalah kemampuan suatu program komputer untuk mengerjakan beberapa proses dalam suatu waktu.

Kekurangan java
Penggunaan memori yang banyak. Penggunaan memori untuk program berbasis Java jauh lebih besar daripada bahasa tingkat tinggi generasi sebelumnya seperti C/C++ dan Pascal (lebih spesifik lagi, Delphi dan Object Pascal).

source:
https://boboy09.wordpress.com/2011/07/06/mari-kenali-pengertian-dan-kegunaan-aplikasi-ide/

http://diorbg.blog.widyatama.ac.id/2015/09/27/pengertian-jre-jsp-jdk-j2ee-j2se-j2me/

https://id.wikipedia.org/wiki/Java

http://jdk-java.blogspot.com/2012/10/karakteristik-java.html